Posted in My Baby

Tongue Tie (lagi)

Buah jatuh ga jauh dari pohonnya. Sama seperti kaka Cifa yang tongue tie, de Izan juga ternyata mengalami hal yang sama. Pas baru lahir udah langsung dicek sama dsa dan de Izan emang tongue tie, malah ada lip tie nya juga.

Awal menyusui, rasanya hampir seperti ga ada masalah. Sakit sakit dikit wajar lah yaa.. namanya juga masih awal awal. Berat badan de Izan juga ga ada masalah. Beratnya masih naik dalam kurva normal. Tapiii… setelah 3 bulan.. setelah sebulan masuk kerja.. setelah de Izan lebih kenal dot daripada nenen.. mulailah tragedi berdarah dimulai lagi. Udah ga aneh lagi produksi susu warna stroberi tiap harinya.

Akhirnya dengan pertimbangan menyusui yang nyaman, ambu nyaman dede juga nyaman.. maka diputuskanlah untuk incisi (lagi). Sedih rasanya untuk melihat peristiwa incisi lagi. Apalagi saat itu de Izan udah gede.. udah 4 bulan. Tapi apalah daya, demi kenyamanan bersama dan demi ASI eksklusif 6 bulan, bahkan sampai 2 tahun ya akhirnya dilakukan juga.

Hari itu, 3 Mei 2014, sekalian vaksin de Izan, dilakukanlah incisi itu. Pemotongan tali lidah dan tali bibir atas nya sekalian. Dan hasilnya… jejejejeeeeng.. alhamdulillah sekarang de Izan sudah 6 bulan dan udah ga pernah berdarah darah lagi. Akhirnya kita bisa sama-sama nyaman ya de..^^

2 thoughts on “Tongue Tie (lagi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s