Posted in Travelling

Liburan Singkat di Pantai Santolo

Sejak kepergian ateu dan ART baru yang ga bertahan lama, akhirnya saya dan misua memutuskan untuk menitipkan Cifa sementara sama nin dan ngking. Berhubung ngking masih belum memasuki masa pensiun, jadilah Cifa dibawa juga ke tempat tugasnya ngking. Tersebutlah sebuah desa di ujung selatan Kabupaten Garut bernama desa Cikelet, sebelahan sama Pameungpeuk.

Yang namanya jauh dari anak yaa.. pastilah kangen. Akhirnya weekend kemarin kami memutuskan untuk berkunjung ke Pameungpeuk, sekalian nengokin kantornya Bapak (ngking -red), karena sejak Bapak pindah ke sana, anak-anaknya belom pernah ada yang nengokin. Truslah kami sewa mobil 2 hari dari Jakarta.

Perjalanan pun dimulai dari Sabtu siang, diawali dengan salah pilih jalur tol di Jakarta.. hadeeuuhh.. bikin tambah lama ajah. Lanjut masuk tol Cipularang sampe keluar di Padaleunyi. Dari Cileunyi kita hanya berbekal GPS dan sesekali tanya orang arah ke Pameungpeuk. Menurut Mbah Google Maps, rute terpendek Cileunyi – Pameungpeuk adalah via Majalaya. Tapi menurut orang yang saya tanya, lebih baik via Garut kota. Akhirnya kami pun pilih rute via Garut kota.

Ternyata perjalanan masih amat sangat panjang sodara sodarah. Masih membutuhkan sekitar 4 jam lagi dari Cileunyi sampai ke Pameungpeuk. Dengan jalan berliku-liku yang rasanya hampir tak ada habisnya, disertai dengan kabut tebal menyelimuti perjalanan kami yang mulai memasuki malam. Sering kali kami “ngikut” di belakang mobil orang, tapi berhubung kami baru pertama kali dan belum tahu medan, jadi mau ga mau kami tertinggal jauh.

Sekitar pukul 8 malam, sampailah kami di daerah yang disebut Pameungpeuk itu. Lalu kami pun bertanya arah menuju ke LAPAN, karena katanya kantor Bapak itu adanya di samping LAPAN. Ternyataaaa… LAPAN itu di ujung laut sodara sodarah.. Dari lubuk hati yang terdalam saya masih tak habis pikir, koq bisa-bisanya Bapak saya -seorang pejabat eselon III yang termasuk kategori jujur- menjelang usia pensiunnya (2 tahun menjelang pensiun) ditempatkan di sebuah tempat terpencil nun jauh di ujung selatan Kabupaten Garut, tanpa fasilitas apa pun. Pertama Bapak ke sana, tak ada kamar, tak ada dapur. Yang ada hanya sebuah bengkel dan kamar mandi. Akankah masa pensiunku berakhir seperti itu?

Back to topic.. sampai kantor Bapak.. alhamdulillah bisa ketemu Cifa lagi, main-main sebentar, trus bobo. Besoknya saya sudah punya agenda untuk menginjakkan kaki di Pantai Santolo. Masa iya udah jauh-jauh melalui 8 jam perjalanan ga dapet apa-apa. Tapi sayangnya hujan dari semalam masih belum berhenti sampai pagi. Jadinya pagi-pagi cuma bisa liat pantainya aja sambil mengagumi indahnya langit pagi mendung saat itu.

Siangnya baru deh jalan lagi. Kali ini saya ingin nyebrang ke pantai Santolo nya. Naik perahu kecil sebentar, trus masuk ke area wisata pantai Santolo. Pantainya indaaahh banget. Cifa aja seneng main air di sana. Pantai nya aman karena ombaknya jauh. Sulit memang untuk digambarkan dengan kata-kata. Nanti kalo sempet saya upload in deh foto-fotonya. Kalo inget jauhnya, males banget ke sana lagi. Tapi kalo inget indahnya.. wuiihh.. pengen suatu saat main ke sana lagi.

Siangnya, saya dan misua harus kembali lagi ke Jakarta. Dengan berat hati meninggalkan Cifa sama nin dan ngking lagi.. hiks hiks.. Kali ini kami memilih rute yang dipilihkan oleh Mbah Google. Dari samarang belok kiri ke arah Sampireun resort, lalu melewati Stasiun Geothermal nya Pertamina. Wuihh.. keren banget. Takjub. Tapiii.. sayang sayang setelah komplek Pertamina nya habis, jalanan mulai rusak. Tak hanya jalan rusak, tapi ditambah dengan tanjakan dan turunan curam. Pyuuhh.. ga mau lagi deh kalo lewat situ. Jadii.. kalo mau ke Pameungpeuk bener mending lewat Garut kota ajah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s